CILEGON – Direktorat Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten dan Satuan Tugas Covid-19 melakukan pengawasan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) TB Samudera Bintan yang masuk ke wilayah perairan Banten tanpa mengikuti aturan Karantina Kesehatan Covid-19 dengan melakukan Tes Swab Antigen dan Vaksinasi Covid-19, Senin (16/08/2021).
Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom mengatakan kepada awak media, ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Banten Dit Polairud Polda Banten bersama Satgas Covid dan KKP Kelas II Banten melakukan screening pemeriksaan Covid-19 kepada delapan (8) ABK sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona dan menjamin kesehatan kepada masyarakat.
“Upaya yang telah dilakukan terhadap delapan (8) ABK tersebut antara lain, personil melakukan test swab antigen Covid-19, kemudian kita juga berkoordinasi dengan KKP Kelas II Banten dan Satuan Tugas Covid-19 Wilayah Banten Center terkait pengawasan pelaksanaan Karantina Kesehatan Pelabuhan terhadap para ABK,” katanya.
“Saat dilapangan personil melaksanakan pengecekan kepada kru ABK kapal TB Samudera Bintan mereka tidak menggunakan masker dan diberikan mereka masker, namun saat personil menanyakan kepada para ABK apakah sudah di vaksin mereka menjawab bahwa mereka belum pernah di vaksin lalu personil langsung berkoordinasi dengan KKP dan Satgas Covid-19,” tambahnya.
Reinhard Gultom menyatakan, para ABK kemudian dilaksanakan test Swab Antigen oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banten dan dinyatakan Negativ terhadap Delapan (8) ABK Kapal TB Samudera Bintan 90.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kami melindungi masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19, para ABK lalu diberikan vaksin Sinovac Pertama dan memberitahukan kepada mereka untuk ikut Vaksin yang ke 2 dijadwalkan pada 13 September 2021 dan bisa dilaksanakan di tempat tujuan berlayar. Dan para pengusaha pelayaran agar melaksanakan Swab Antigen kepada Nahkoda dan Crew kapalnya saat melaksanakan perjalanan dan mereka harus sudah di vaksin minimal tahap satu (1) serta mereka harus menggunakan masker dan tetap mematuhi Protokel Kesehatan,” pungkasnya. (Red)