SERANG — Kantor Imigrasi Kelas 1 Serang mencatat permohonan pembuatan paspor satu bulan terkahir di tahun 2020 mulai menurun dibandingkan dengan hari-hari biasa, sebab, dinilai penuruan tersebut akibat dampak mewabahnya pandemi virus corona atau covid-19.
“Biasanya di kantor imigrasi sehari paspor habis 70, nah dengan adanya wabah corona menjadi 30, ya sekiatar 4 persen yang masih kesini,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian(Tikim) Kelas I Non-TPI Serang Yusup kepada wartawan saat ditemui di kantor Kemenhumkan RI Kantor Wilayah Banten Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, Kota Serang, Selasa (17/03/2020).
Terkait pembuatan paspor, kata dia kebanyakan untuk liburan atau wisata ke luar negeri, namun ia tidak menyebut identitas pembuatnya tersebut.
“Tujuan pemberangkatan yang 30 orang untuk Wisata ke luar, tapi bukan ke negera China,” katanya.
Meski begitu, ia mengkau banyak yang menunda pemberangkatan pergi keluar negeri, terlebih setelah masifnya wabah virus corona di Indonesia mulai mewabah ke daerah-daerah lain termasuk Banten.
“Banyak orang yang merasa takut, untuk di serang kebanyakan yang menunda umroh, karena kan sekarang umroh sudah ditutup dari pemerintah arab saudi,” paparnya.
Saat disinggung izin tinggal darurat selama 30 hari, ia menjawab izin tersebut untuk orang asing terkhusus China, namun diakuinya pemberian izin lantaran tidak ada penerbangan pesawat dari Indonesia ke China sehingga orang china tersebut tidak bisa pulang ke negaranya.
“Kalau yang mengajukan izin darurat sudah ada 155 orang, yang sudah diberikan izin 151 orang, jadi yang 4 sedang di proses,”jelas yusup.
Berdasarkan Surat Edaran Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor : Sek. 03-OT. 02. 02 Tahun 2020 Tentang Pemberitahuan Berdinas Dari Rumah, pihaknya mengaku akan menjalankan keputusan edaran tersebut.
“Kita mendapat surat edaran untuk bekerja dari rumah, jadi imigrasi akan memberikan pelayanan dari rumah, kalau untuk waktunya belum ditentukan,” tegasnya.
Terkahir pihaknya menghimbau kepada seluruh warga yang menjadi pemohon pembuat paspor untuk tetap tenang dan waspada terhadap virus corona, terlebih warga harus menerapkan pola hidup sehat serta menghindari tempat keramaian di luar.
“Kepada warga serang jaga kesehatan, jangan dulu jalan-jalan keluar, kalau bisa tinggal dirumah dulu aja,” tandasnya. (jen/red)



