Updatenews.co.id—Pemerintah Indonesia masih menunggu keputusan penyelanggaraan ibadah haji dari pemerintah Arab Saudi, pasalnya penentuan haji akan di putuskan 1 Juni mendatang, hingga saat ini ribuan jemaah haji termasuk di Banten masih menantikan keputusan pemberangkatan haji tahun 2020.
Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Banten, H. Bazari Syam mengatakan, Pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum memberikan kepastian atas pemberangakatan jemaah haji asal Indonesia, namun sudah dipastikan Arab Saudi akan memberi keputusan terkait menunda atau melangsungkan ibadah haji 1 Juni 2020.
“Tadinya kan mau tanggal 26 juni ini ada penjelasan dan keputusan dari arab tapi sampai hari ini belum ada, katanya sih mau mundur lagi sampai tanggal 1 juni baru ada keputusan itu, kita tidak tau apa keputusan itu menunda atau melangsungkan,” ucapnya saat ditemui di Kantor Kanwil Banten, Curug, Kota Serang, Kamis (28/4/2020).
Ia menjelaskan, akibat masih meluasnya covid-19 menimbulkan permasalahan yang belum teratasi, pemerintah arab saudi sebagai tuan rumah penyelenggaraan ibadah haji kemungkinan akan menunda hingga pandemi covid-19 selesai.
“ya kita harapakan sih tidak ada penundaan, karena jamaah itu antusias untuk berangkat haji pergi ketanah suci setelah 8 tahun mereka menunggu. Tapi karena keadaanya seperti ini ya apa yang harus kita lakukan kan,” katanya.
Meksi begitu, ia merasa arab saudi bisa membuka haji namun ada pembatasan sesuai dengan ketentutan pedoman protokol kesehatan, misalnya, kata dia pembatasan tersebut sesuai dengan standar kesehatan jemaah haji serta pembatasan usia.
“Pembatasan itu yang diberangkatkan bagi jemaah haji yang usianya dibawah 50 tahun yang fisiknya prima, sehat, dan kuat,” terang Bazari.
Terkait penundaan, pihaknya khawatir pelaksanaan haji akan diselenggarakan tahun depan, sehingga anterian haji di Banten akan semakin meningkat.
“Tahun ini antriannya (haji-red) di Banten itu 23 tahun antriannya, yang tahun ini berangkat itu mereka menunggu 8 tahun,” ungkapnya.
Sementara, Kepala bidang Umroh dan Haji H. Machdum Bahtiar menyarankan agar seluruh jemaah haji di Banten tidak panik, sehingga keputusan resmi tanggal 1 Juni 2020 nanti akan disampaikan oleh Arab Saudi harus di terima dengan baik.
“Kepada seluruh jemaah haji di banten untuk tetap bersabar menunggu kepastian itu, pokoknya kita ikuti aturanya siapkan mental saja, kalau kita berangkat harus dipersiapkan secara serius tentang penguasaan manasik haji,” tutupnya. (Jen/red)



