SERANG – Ratusan warga Kota Serang antre tanpa jaga jarak di saat kasus Covid-19 Kota Serang terus bertambah untuk membuat kartu kuning di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Selasa (9/6/2020).
Kebanyakan mereka merupakan lulusan SMK yang hendak mengadu nasib mencari kerja di perusahaan baik Kota Serang, maupun di luar Kota Serang.
Salah seorang pencari kerja Yanti mengatakan, ia datang bersama dua temannya sejak pukul 08.00. Ia mengaku tak khawatir meski harus antre tanpa jaga jarak.
“Iya enggak tau dari dinasnya juga disuruhnya rapat. Gak ada jarak, emang kenyataan kok. Tapi yang penting pake masker dan saya bawa hand sanitizer,” ujar Yanti.
Ia menuturkan dirinya rela mengantre membuat kartu kuning sebagai bentuk persyaratan melamar pekerjaan di perusahaan. Namun dirinya belum memastikan perusahaan mana yang akan dituju.
“Belum tau ni, Mas. Makanya bikin dulu aja. Takutnya nanti dibutuhkan udah siap,” ucap perempuan asal Kemang, Kelurahan Sumur Pecung, ini.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kota Serang Akhmad Benbela mengatakan, pihaknya akan memindahkan ruang pelayanan ke tempat yang lebih luas untuk menghindari penumpukan seperti saat ini.
“Kalau sudah dipindahkan, InsyaAllah lebih mudah dan luas. Nanti tempat yang saat ini bisa difungsikan sebagai ruang tunggu,” kata Benbela.
Pihaknya juga terpaksa membiarkan adanya penumpukan pemohon kartu kuning karena minimnya sarana dan prasarana yang dimilikinya.
“Tentu kami akan memperhatikan protokol kesehatan. Tapi saat ini, apa boleh buat adanya antrean panjang terjadi. Secepatnya bilik disinfektan dan fasilitas lainnya akan kami gunakan. Daripada berdesakan dan dapat menularkan corona,” tukasnya.
Penulis : Nahrul
Editor : Aldo Marantika



