SERANG – Diterimanya Surat Presiden (Surpres) Joko Widodo terkait calon Kapolri telah diterima DPR pada hari Rabu (13/1/2021), kemarin
Nama Komjen Listyo Sigit Prabowo mencuat sebagai calon Kapolri. Komjen Listyo Sigit bakal menjadi pengganti Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun. Jika lancar, maka Sigit akan menjadi kapolri pertama di era reformasi yang beragama Katolik.
Terkait hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Serang, Arman Maulana Rachman meminta tidak ada lagi kelompok yang mempermasalahkan terkait status ke Agama Calon tunggal Kapolri ini.
“Negara kita adalah Negara yang toleran serta sudah selesai dan final kalau negara kita adalah negara yang menjujung tinggi tolerasi, jadi Semua warga negara punya hak yang sama untuk dicalonkan” ungkap Arman kepada Updatenews.co.id, Kamis (14/1/2020).
Aktivis Mahasiswa Banten itu menjelaskan, Kapolri memiliki tugas berat untuk menjaga kesatuan dan persatuan di Tanah Air, sehingga perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Siapapun Kapolri terpilih harus kita dukung,” ujarnya.
Arman mengungkapkan, rakyat Indonesia harus mencerminkan upaya membangun bangsa sesuai prinsip Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945 dan ada hal yang memang lebih penting dari pada menyoroti hal yang berbau latar belakang calon kapolri ini.
“Lebih baik menyoriti terkait prestasi dan kinerja beliua dari pada menyoroti hal yang berbau individu dan bisa memecah Peratuan Bangsa dan Negara” tutupnya (jen/red)
Soal Pemilihan Kapolri, Aktivis GMNI Angkat Suara



