SERANG – Percepatan vaksiansi bagi masyarakat lanjut usia (lansia) terus dioptimalkan. Salah satunya melalui kegiatan Gebyar Vaksinasi Lansia.
Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kartini Rustandi mengatakan, total lansia di Indonesia hampir mencapai 21 juta. Dimana, kondisi fisik masyarakat lansia semakin lama akan semakin menurun.
“Kalau kita melihat (data) di Indonesia yang meninggal karena Covid-19 sebanyak 2,7 persen. Kasus yang paling banyak adalah orang tua yang meninggal. Karena kondisi (fisik) orang tua makin turun dan mudah terserang penyakit, apalagi punya penyakit penyerta,” kata Kartini saat membuka kegiatan Gebyar Vaksinasi Lansia di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat 21 Mei 2021.
Sebab itu, Kartini mengajak masyarakat yang mempunyai keluarga kategori lansia untuk mendapatkan vaksinasi Covid.
“Ini supaya (lansia) terlindungi. Tapi bulan soal vaksin saja, protokol kesehatan juga harus tetap dilakukan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Ini untuk melindungi orang tua kita. Apakah kita mau orang tua kita sakit? Tentu tidak kan,” katanya.
“Apalagi 29 Mei ini kan Hari Lansia. Kita hormati orang tua kita. Oleh karena itu kita (buat) gebyar vaksinasi Covid-19 bagi lansia,” Imbuhnya.
Terkait lambatnya vaksiansi bagi lansia, Kartini tak menapikan hal itu bukan hanya terjadi di Kota Serang melainkan juga terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia.
“Hampir di seluruh Indonesia vaksinasi lansia lambat. Oleh karena itu kita mempercepat vaksinasi,” tandasnya. (Jen/red)



