PANDEGLANG, – Melalui sinergi program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan swasta bisa beramal dengan donasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program Donasi JKN memberikan peluang bagi badan usaha/lembaga/badan lainnya maupun perorangan untuk bisa membantu sesama yang membutuhkan uluran tangan untuk didaftarkan dan dibayarkan iurannya sebagai peserta JKN.
Dengan skema tersebut badan usaha dapat mendaftarkan sejumlah keluarga tidak mampu menjadi peserta JKN dan dibayarkan iurannya melalui perjanjian kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Terbaru PT. Lados Yasa Cala, yang membawahi Klinik Mata Saruni Pandeglang melakukan seremonial kerja sama program donasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Serang dengan tujuan untuk membantu dan memberikan jaminan kesehatan bagi warga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Pandeglang. Donasi ini diberikan kepada ratusan peserta JKN, dengan membayarkan iurannya selama satu tahun. Keikutsertaan badan usaha ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial badan usaha terhadap masyarakat sekitar.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Dasrial menerangkan, dalam program Donasi JKN kali ini 100 warga tidak mampu di Kabupaten Pandeglang iuran Jaminan Kesehatannya akan dibayarkan iurannya oleh Klinik Mata Saruni Pandeglang.
“Alhamdulillah, dengan adanya perjanjian kerja sama, maka peserta yang mendapatkan bantuan iuran JKN akan aktif dan dapat digunakan sejak Oktober kemarin,” terang Dasrial di ruang rapat Klinik Mata Saruni Pandeglang (29/11).
Dijelaskan Dasrial, program Donasi JKN merupakan bagian dari upaya bersama BPJS Kesehatan dan para stakeholder untuk mencapai jaminan kesehatan cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Pandeglang.
“Kami mendorong badan usaha yang sudah bekerja sama untuk memberikan bantuan iuran melalui program CSR-nya kepada warga kurang mampu di sekitar wilayah perusahaan pendonasi. Sebelumnya program ini juga sudah diimplementasikan di Kota Cilegon dan Kota Serang,” paparnya.
Darmawan Sophian selaku pemilik Klinik Mata Saruni mengungkapkan, Kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan dan pembangunan ekonomi. Indeks pembangunan manusia meletakkan kesehatan sebagai salah satu komponen utama pengukuran selain pendidikan dan pendapatan.
“Dalam kondisi keterjangkauan pelayanan kesehatan yang masih belum merata dan kebutuhan perubahan perilaku masyarakat pasca pandemi, maka peran penting masyarakat perorangan, badan usaha, lembaga Atau badan Lainnya dalam donasi sangatlah dibutuhkan untuk memudahkan akses mendapatkan pelayanan kesehatan.,” ungkap Darmawan.
Pada akhir pembicaraan Darmawan berharap adanya kerjasama ini akan semakin banyak perorangan, badan Usaha, lembaga atau badan lainnya yang akan memberikan donasinya kepada masyarakat di Pandeglang, sehingga dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat pasca pandemi. (Red)



