SERANG, – Senin tanggal 6 Maret 2023 belasan anak-anak muda alumni pondok pesantren yang tergabung dalam relawan Santri Dukung Ganjar Koordinator Wilayah Provinsi Banten kembali menggelar kegiatan sosial yang telah dikenal masyarakat dengan sebutan “Kunjungan Tokoh”.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14:00 itu diisi dengan rangkaian pelaksanaan pembangunan salah satu aula pondok pesantren yang ada di daerah Kabupaten Tangerang. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib santri, ustaz muda dan pondok pesantren di masa mendatang.
Ustaz Rudy sebagai salah seorang perwakilan relawan tersebut menjelaskan bahwa pihaknya telah menyambangi berbagai Pondok Pesanteren yang berada di Banten.
Mereka hadir di pelosok-pelosok daerah secara bergantian selama lebih dari delapan bulan lamanya dengan maksud dan tujuan untuk turut serta membantu meringankan beban biaya pendiri atau pengelola Pesantren dalam membangun atau setidak-tidaknya merevitalisasi salah satu aula pesantren. Menurutnya, sarana belajar mengajar salah satu faktor penting dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang unggul.
“Hari ini kita giatnya adalah Kunjungan Tokoh di Kabupaten Tangerang. Kita datang di Pesantren ini untuk membantu meringankan beban biaya pengasuh dalam menyediakan sarana belajar mengajar. Itu tentu amat penting untuk adik-adik kita di sini nantinya.” Ungkap Ustaz Iwan.
Sebagaimana diketahui, dalam kunjungannya hari ini, Ustaz Iwan telah bertemu secara langsung dengan Kiai Rizal Hidayat selaku pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesanteren Alhasyimiah yang beralamat di Kampung Gelagah Sari,
Desa Gelagah Sari, Kecamatan Cikupa,
Kabupaten Tangerang. Kehadiran mereka juga dikatakan mendapat sambutan yang amat antusias. Pasalnya, selama berdiri jarang sekali bahkan dikatakan hampir tidak pernah menerima bantuan yang diinisiasi oleh anak-anak muda. Apalagi yang mengatasnamakan Santri sebagai kaum sarungan.
“Kuta datang menghadap Kiai Rizal Hidayat. Beliau pengasuh dan pendirinya. Kita merasa dapat sambutan sangat baik. Bahkan, beliau katakan, hampir tidak ada yang melakukan kegiatan semacam ini Apalagi dari anak-anak muda seperti kita.” Jelasnya.
Ustaz Iwan juga menambahkan, Dalam kunjungannya itu, pihaknya telah menyerahkan ouluhan sak semen dan juga pasir yang rencananya digunakan dalam pembangunan salah satu sarana pesantren. Memang, menurutnya, bantuan tersebut terbilang tidak seberapa namun dapat dipastikan mengurangi beban biaya yang dikeluarkan pihak pengelola. Harapannya, kenyamanan belajar mengajar dapat terwujud sehingga tercipta generasi penerus bangsa yang memiliki moralitas tinggi.
“Pada kesempatan ini, kita serahkan puluhan sak semen dan Pasir. Memang tidak seberapa tapi cukup membantu meringankan beban biaya. Kita harap suasana belajar terasa lebih nyaman.” Tandasnya. (Red)



