SERANG, – Beberapa relawan Santri Dukung Ganjar Koordinator Wilayah Provinsi Banten kembali melaksanakan program sosial bertajuk “Kunjungan Tokoh” dengan menghadiri kegiatan belajar mengajar salah satu Majelis Taklim yang ada di daerah Kabupaten Lebak. Seperti diketahui, acara yang dimulai sejak pukul 19:30 itu merupakan suatu bentuk support terhadap kelompok pendidikan non-formal di tengah-tengah masyarakat.
Ustaz Iwan sebagai orang yang ditunjuk menahodai acara tersebut menuturkan bahwa pihaknya secara sengaja mengunjungi kelompok-kelompok masyarakat yang masih aktif mengikuti Pendidikan Non-formal di tiap-tiap pelosok daerah seperti Majelis Taklim, Majelis Dzikir maupun Majelis Shalawat. Program yang telah dicanangkan lebih dari enam bulan itu diyakini mendapat respon positif dari kalangan masyarakat luas.
“Sedari awal kita buat program ini adalah untuk men-support kelompok masyarakat yang masih aktif mengikuti proses belajar mengajar secara non-formal seperti Majelis Taklim dan lain sebagaianya. Yang kita ketahui, program kita ini sudah dikenal masyarakat luas dan mendapat respon positif.” Ungkap Ustaz Iwan.
Sementara itu, dalam setiap kunjungannya, Santri Dukung Ganjar Banten kerap kali menyerahkan bantuan berupa barang dengan berbagai bentuk dan fungsi, mulai dari sarana maupun pra-sarana. Sedangkan pada hari ini, kumpulan anak muda sekaligus alumni santri tersebut menyerahkan bantuan berupa alat pengeras suara yang dipercaya dapat menunjang kegiatan jamaah Majelis Taklim dimaksud.
“Sebanarnya, setiap kunjungan program kerja, kita selalu serahkan bantuan dengan beragham bentuk sesuai keperluan. Hari ini yang kita serhkan adalah alat pengeras suara agar Jamaah Majelis Taklim ini bisa lebih konsentrasi dalam mengikuti pengajian.” Ujarnya.
Untuk diketahui, kegiatan mereka kali ini berlokasi di aula Majlis Taklim Nurul Huda yang beralamat di Kampung Dukuh, Desa Asem Marga Luyu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Majelis Taklim besutan Ustaz Aang tersebut telah berdiri lebih dari lima tahun lamanya serta telah membina puluhan jamaah yang didominasi oleh kaum ibu-ibu.
“Info yang kita terima, Majelis Taklim ini sudah berdiri lebih dari lima tahun dan sudah memberikan pengajaran kepada puluhan jamaah yang hamper seluruhnya adalah kaum ibu-ibu.” Tandas Ustaz Iwan. (Red)



