PANDEGLANG, – Pembukaan Festival Pencak Silat dan Jaipong yang digelar oleh Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) di Kampung Kadu Badak, Pagadungan, Karang Tanjung, antusias diikuti oleh masyarakat pada Senin malam, 7 Agustus 2023.
Acara dibuka dengan beragam tarian tradisional serta penampilan kebudayaan khas Pandeglang.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Festival Pencak Silat atau Sanga Competition Ratu Anita Sangadiah mengatakan, sebanyak 90 padepokan dengan jumlah peserta 329 atlet yang mengikuti Festival pencak silat.
“Sementara Itu untuk Jaipong ada 14 sanggar yang mengikuti lomba jaipong. Mereka ini adalah penerus bangsa dalam melestarikan budaya leluhur kita,” tuturnya.
Selain itu, wanita yang yang mendapatkan julukan Ratu Langit itu mengatakan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah menjadikan aspek seni beladiri dan tradisi pencak silat sebagai lahan pengembangan kreativitas untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman tentang seni budaya pencak silat.
“Serta memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai upaya penggalian, pelestarian, pengembangan, gagasan dan dan karya kreatif yang ditampilkan,” tuturnya.
Selain itu Ratu Anita mengatakan, bahwa festival pencak silat dan jaipongan merupakan momentum pemersatu bangsa.
“Karena budaya dapat menjadi pemersatu apabila kita memiliki rasa bangga terhadap budaya yang kita miliki,” ujarnya.
Sementara itu, Ratu Ageng Rekawati dalam sambutannya memaparkan tentang historis Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) yang sejak awal sudah konsen dalam melestarikan kesenian dan budaya di Provinsi Banten.
Ia berharap, kegiatan kebudayaan yang dilaksanakan saat ini dapat menjadi benteng bagi anak muda dari pengaruh negatif.
“Selamat bertanding dan semoga kegiatan ini dapat memupuk rasa cinta kepada budaya kita,” pungkasnya. ***



