SERANG- Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Banten, Muhammad Nizar memastikan pihaknya menggelar rapat secara maraton untuk membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2025-2029.
Politisi Gerindra itu menargetkan pembahasan RPJMD rampung dibahas bulan Juli 2025.
“Kita mau percepat akselerasi ini maka RPJMD ini harus kita gas, harus terus terusan ini dibahas untuk segera dituntaskan diselesaikan dan kami targetkan satu bulan paling lambat RPJMD ini harus selesai,” tegas Nizar kepada awak media saat dikonfirmasi, pada Selasa 10 Juni 2025.
Politisi Gerindra itu menuturkan, RPJMD ini menjadi acuan pembentukan RPJMD Kabupaten/Kota, karena harus sinkron antara RPJMN, RPJMD Provinsi dan RPJMD Kabupaten/Kota se Banten.
“Saya tadi mau minta penegasan bahwa adanya efisiensi adanya pergeseran anggaran semua harus mengacu pada RPJMD, RKPD dan RPD. Karena KUA PAPS bicara kerangkanya adalah RPD dan RKPD,” katanya.
RPJMD merupakan penjabaran visi misi Gubernur dan wakil Gubernur Banten Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Nizar bilang, RPJMD ini mulai direalisasikan tahun 2026.
“RPJMD adalah penuangan visi misi Gubernur. Nah kami berharap itu bisa jalan tahun 2025 makanya kami ingin selesai bereskan hari ini, karena kan ingin memenuhi janji gubernur terkait sekolah gratis kita mau tahun ini jalan,” katanya.
Nizar memastikan pembahasan RPJMD dilakukan secara terbuka dan transparan. Pihaknya akan membuka dokumen tersebut kepada publik setelah ditetapkan di rapat paripurna.
“Bisa diakses sama publik tapi ini kan masih draf RPJMD, ketika ini sudah ditetapkan sama DPRD maka nanti bisa diakses sama publik,” ungkapnya.



