PANDEGLANG, – Kebahagiaan mendalam dirasakan Irma Masrupah (30), warga Kampung Samaboa Pasir, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, setelah berhasil melahirkan puteri pertamanya melalui prosedur operasi caesar di RSIA Permata Bunda pada 11 November 2025.
Irma, yang tercatat sebagai peserta aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan hak perawatab kelas II, mengaku sangat bersyukur karena seluruh biaya persalinan ditanggung sepenuhnya oleh program JKN.
Menurut Irma, kehadiran program JKN menjadi pertolongan besar bagi masyarakat kecil, khususnya para ibu yang membutuhkan layanan persalinan aman dan berkualitas tanpa harus terbebani biaya rumah sakit yang kian meningkat.
Ia menuturkan, kondisi kandungannya mengharuskan ia menjalani persalinan caesar, sehingga ia sempat khawatir mengenai biaya yang biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan persalinan normal.
Namun setelah berkonsultasi dengan pihak RSIA Permata Bunda yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, seluruh proses berjalan lancar dan biaya persalinan ditanggung penuh.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini adalah kelahiran anak pertama saya. Awalnya saya sempat takut karena harus operasi, tapi dokter dan bidan sangat membantu dan menjelaskan semuanya. Yang membuat saya makin lega, semua biaya persalinan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya tidak mengeluarkan biaya apa pun,” ujar Irma dengan wajah penuh haru.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan yang diterimanya di rumah sakit sangat baik, mulai dari pemeriksaan awal, tindakan operasi, hingga perawatan pasca melahirkan. Tenaga medis juga disebut sangat komunikatif, ramah, dan sigap dalam memastikan keselamatan dirinya serta bayi yang baru lahir.
Irma juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menyediakan program jaminan kesehatan yang dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Menurutnya, manfaat yang ia rasakan secara langsung membuktikan bahwa program JKN benar-benar memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi peserta, termasuk dalam layanan persalinan dan tindakan medis lainnya.
“Saya berharap program JKN terus ditingkatkan agar semakin banyak keluarga yang terbantu seperti saya. Tidak semua orang mampu membayar biaya persalinan, terutama operasi. Kalau tidak ada BPJS, mungkin saya dan keluarga akan kesulitan membayar,” tambahnya.
Irma juga mengajak masyarakat yang belum terdaftar untuk menjadi peserta JKN, karena ia menilai jaminan kesehatan begitu penting dimiliki di era saat ini. “Kita tidak tau kapan kita sakit, maka ayo daftarkan diri anda menjadi peserta JKN sekarang juga,” pungkasnya.
Kelahiran puteri pertama Irma membawa kebahagiaan baru bagi keluarga. Suami dan kerabatnya turut menyambut kehadiran buah hati tersebut dengan penuh suka cita. Mereka juga mengapresiasi kinerja tenaga medis RSIA Permata Bunda yang dinilai profesional dan memberikan pelayanan cepat serta nyaman.
Sementara itu, pihak rumah sakit melalui perwakilan petugas layanan menyampaikan bahwa RSIA Permata Bunda terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN.
Mereka memastikan bahwa prosedur pelayanan mulai dari administrasi hingga tindakan medis dilakukan sesuai standar yang berlaku, sehingga pasien merasa aman dan nyaman.
Kisah Irma menjadi salah satu contoh nyata manfaat program JKN bagi warga Pandeglang. Dengan layanan kesehatan yang mudah diakses dan biaya yang ditanggung program pemerintah, masyarakat kini bisa lebih tenang dan mendapatkan pelayanan medis optimal tanpa harus khawatir biaya tinggi, terutama dalam situasi penting seperti proses persalinan. (Adv)



