UPDATENEWS.CO.ID – Himpunan Mahasiswa Gunungkencana (Himaguna) sukses menyelenggarakan rangkaian perayaan Milad ke-27 yang berlangsung selama tiga hari penuh dengan berbagai agenda strategis.
Acara yang menjadi simbol eksistensi organisasi mahasiswa tertua di Gunungkencana ini berhasil menyatukan semangat kompetisi pelajar, kreativitas pemuda, hingga diskusi intelektual bersama para tokoh penting di tingkat Kabupaten Lebak.
Rangkaian acara dimulai pada hari pertama dengan prosesi pembukaan yang dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Gunungkencana.
Dalam sambutannya, Firman Arif Hidayat,S.STP,.M,SI. Camat Gunungkencana, menekankan bahwa Himaguna harus tetap menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah tersebut.
Supar, SH. Kapolsek Gunungkencana memaparkan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga stabilitas sosial melalui kegiatan positif.
Sementara itu, Ade Ihya,M.Pd selaku Ketua PGRI Gunungkencana pun memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan, yang dibuktikan dengan digelarnya Lomba Mewarnai tingkat PAUD dan Lomba Cerdas Cermat tingkat SD/MI se-Kecamatan Gunungkencana sebagai agenda pembuka.
Memasuki hari kedua, suasana semakin dinamis dengan perpaduan antara olah sastra dan ketangkasan digital melalui Lomba Baca Puisi serta Turnamen Mobile Legends yang memikat perhatian generasi milenial.
Puncaknya, pada hari ketiga, Himaguna menggelar sesi Dialog Publik yang sangat substansial dengan mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Menavigasi Pembangunan Daerah”.
Diskusi ini menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh seperti H. Alkadiri Kuncoro sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak, Bung Cucu Komarudin Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak, serta Muammar Adi Prasetya,S.P,.M.Agr. selaku Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak.
Kehadiran para panelis tersebut memberikan wawasan mendalam bagi kader Himaguna mengenai strategi pemuda dalam mengambil peran strategis pada kebijakan pembangunan di daerah.
Pahru Roji, Ketua Umum Himaguna dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 27 tahun adalah momentum bagi organisasi untuk naik kelas, tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi mampu menjadi mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah.
Hal ini diamini oleh Ketua Pelaksana, Ahlan yang menutup laporan kegiatan tersebut dengan ucapan terima kasih atas dedikasi seluruh panitia dan dukungan para stakeholder.
Perayaan ditutup dengan Malam Puncak yang meriah, menandai dimulainya babak baru perjuangan Himaguna untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat Gunungkencana dan Kabupaten Lebak secara luas.
“Suksesnya acara ini tidak lepas dari semangat para panitia serta dukungan dari pemerintah setempat dan antusiasme warga Kecamatan Gunungkencana yang luar biasa sepanjang tiga hari pelaksana,” pungkasnya.



