PANDEGLANG, – Peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Pandeglang menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan nasional. Hal tersebut ditegaskan Bupati Pandeglang Dewi Setiani usai menghadiri acara Peringatan Hari Ibu yang digelar di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Selasa (30/12/2025).
Bupati Dewi Setiani menyampaikan bahwa Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang refleksi dan penguatan peran perempuan agar terus berkarya, berdaya saing, serta berkontribusi aktif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Peringatan Hari Ibu ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas perempuan, meningkatkan kapasitas diri, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujar Dewi.
Ia menjelaskan tema Hari Ibu tahun ini, “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, memiliki makna yang sangat mendalam. Tema tersebut merupakan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan, baik di lingkup keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.
Lebih lanjut, Dewi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam memperkuat kebijakan dan program yang berpihak pada pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar perempuan dapat tumbuh, berkarya, dan berperan secara optimal di berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narulita, menyoroti tantangan perempuan di era perkembangan teknologi yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya perempuan melalui pendidikan dan penguatan kapasitas.
“Perempuan harus berilmu dan berkualitas agar kontribusinya mampu membawa perubahan positif, baik bagi keluarga maupun bagi pemerintah,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pandeglang, Linda Kurniasari, menyampaikan bahwa GOW sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi perempuan memiliki komitmen kuat untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan.
Menurut Linda, peran dan kontribusi perempuan sangat besar dalam pembangunan daerah sehingga perlu terus didukung dan difasilitasi agar dapat berpartisipasi aktif.
Ia pun berharap para ibu di Kabupaten Pandeglang terus berkiprah dan menjalankan peran serta fungsinya dengan penuh dedikasi, baik untuk keluarga, masyarakat, maupun daerah.
“Perempuan yang berdaya adalah kunci terwujudnya keluarga yang kuat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)



