SERANG – Rudolf Matatias dianggap masih abai terhadap permintaan Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kabupaten Serang.
Sejak Maret 2023, Cricket Serang meminta agar _Bat_ (alat pemukul) milik mereka yang diperbaiki Rudolf Matatias dikembalikan. Namun sayang ia justru tak menghiraukan permintaan tersebut.
Kini, Cricket Serang melakukan somasi terhadap Rudolf Matatias yang juga merupakan atlet Cricket Banten. Hal tersebut tertuang dalam surat resmi PCI Kabupaten Serang tertanggal 10 Juli 2023.
Rudolf dinilai tidak profesional sebagai pemilik Flod Cricket (jasa servis alat Cricket) terhadap konsumennya, karena sudah 4 bulan _bat_ tersebut belum dikembalikan.
Dalam surat somasi tersebut, atlet Cricket Banten itu diminta untuk bertanggungjawab dan mengembalikan _bat_ ke Sekretariat Cricket Serang dalam waktu 7 hari terhitung surat dikirimkan.
Saat dikonfirmasi Ketua PCI Kabupaten Serang, Vredo Adisyah Putra membenarkan adanya surat somasi tersebut.
“Iya benar surat somasi itu kami buat untuk atlet bernyali ‘tempe’ seperti Rudolf,” kata Vredo kepada wartawan, Senin (10/7/2023).
Rudolf, kata Vredo tidak memiliki itikad baik untuk membangun komunikasi kepada pihaknya bahkan tidak memberikan penjelasan apapapun.
“Enggak ada komunikasi apapun, bahkan rekan satu tim dia sempat ada yang menyampaikan kalau dia akan ke Serang, mana tuh, enggak ada sampai sekarang,” jelas dia.
“Orang tidak patriotik macam dia, seharusnya tidak punya ruang di olahraga Cricket,” sambungnya.
Sementara itu, sebelum berita ini ditayangkan kami mencoba mengkonfirmasi melalui telepon WhatsApp terhadap Rudolf, namun tidak memberikan jawaban. (Red)



