SERANG – Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Call Center 112 untuk mengurangi angka ghost call (telepon hantu) dan prank call, karena masih terbilang tinggi masyarakat hanya bermain-main dengan pelayanan call center.
Orang nomor dua di Kota Serang tersebut turun langsung ke warung-warung, di lingkungan Curug, Kota Serang, untuk memberikan sosialisasi pelayanan Serang siaga call center 112, Senin (2/12).
Pantauan di lokasi, Subadri memberikan pemahaman kepada pemilik warung-warung kecil hingga ke sekolah soal pentingnya pelayanan kegawatdaruratan ini.
Tak hanya itu, Ia pun memberikan dan menempel langsung stiker call center 112 di warung-warung warga. Sosialisasi ini dilakukan lantaran respon masyarakat tinggi berdasarkan data dari Diskominfo Kota Serang mencapai 100 lebih penelepon setiap harinya.
“Ini memberikan pemahaman dan memberikan sosialisasi tentang pentingnya call center 112 disaat kegawatdaruratan ini bisa digunakan,” katanya.
“Jangan main-main dengan pelayanan call center ini, harus digunakan dengan sebaik mungkin dan dimanfaatkan. Karena ini bebas pulsa,” ungkapnya.
Ia pun perintahkan seluruh camat dan lurah agar memberikan stiker call center 112 kepada warga agar tersebar luas.
“Ini door to door kenapa, agar masyarakat paham langsung makannya nanti camat dan lurus,” tegasnya. (Nm/red)



