CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Debat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan tim kampanye atau Liaison Officer (LO) dari 4 (empat) Pasangan Calon (Paslon) di Aula KPU Kota Cilegon, Senin (16/11/2020).
“Debat publik 4 Paslon yang maju dalam Pilkada Cilegon akan dibagi menjadi dua sesi. Dimana setiap sesi akan mengangkat tema berbeda, yang pertama dengan tema ‘Kota Industri Untuk Semua, dan sesi kedua dengan tema ‘Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat,” Kata Komisioner KPU Kota Cilegon Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Fatchurrohman disela-sela kegiatan, Senin (16/11/2020).
Ia berharap, mudah-mudahan kesempatan debat ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masing-masing pasangan calon untuk menyampaikan visi-misi, program dan gagasannya. Pasalnya, kata Dia, debat tersebut akan dilaksanakan di dua stasiun TV nasional, I-News dan Metro TV pada 21 November dan 28 November 2020.
“Kami harapkan juga masyarakat bisa mengikuti pelaksanaan debat itu, supaya mengetahui lebih dalam lagi terkait dengan profil, visi-misi dan program masing-masing Paslon,” tuturnya.
Selain itu, debat paslon juga akan ditayangkan selama 2 (dua) jam 30 menit, mulai pukul 14.00 – 16.30 WIB, dengan durasi 2 jam konten debat dan 30 menit untuk iklan layanan masyarakat.
“Ada perbedaan yah, Cilegon durasinya lebih panjang, karena ada 4 Paslon, kalau kami 120 menit atau 2 jam, tapi kalau dibawah 4 Paslon itu debatnya hanya 90 menit,” jelasnya.
Sementara itu, terkait peserta dalam debat di stasiun tv di batasi hanya memperbolehkan 6 (enam) orang dari setiap Paslon.
“Sesuai regulasi KPU RI, masing-masing hanya boleh 6 orang. Terdiri dari 2 orang Paslon dan 4 orang tim kampanye atau LO. Untuk panelis kami ambil dari akademisi yang ada di wilayah Banten,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, perwakilan LO Tim Kampanye Pasangan Calon Ratu Ati Marliati-Sokhidin, Sap Adi Pranata mengatakan, pelaksanaan debat publik paslon tersebut sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Cilegon.
“Tentunya debat publik paslon ini sangat dinanti, jadi masyarakat bisa tahu kualitas calon pemimpin Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia juga mengaku, setelah mendapatkan gambaran umum dari KPU terkait prosedur debat pihaknya akan segera merapatkan dengan tim koalisi pemenangan termasuk dengan pembatasan tim yang akan ikut serta mendampingi paslon saat pelaksanaan debat.
“Ini gambaran umum saja. Kami rapatkan dulu dengan tim koalisi. Termasuk nanti kami gelar nonton bareng debat, karena menyangkut protokol Covid,” pungkasnya. (Fir/Red)



