SERANG, Updatenews.co.id-polemik penyerahan aset antara pemerintah kota serang dan pemerintah kabupaten Serang tak kunjung usai, pasalnya Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan yang paling utama bukan masalah aset tapi yang lebih penting adalah memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat
“Tingkat kepentingannya sepenting apa sehingga aset itu harus segera diserahkan, keduanya sama-sama pengelola atau pelayan masyarakat,” katanya usai penyampaian visi-misi di DPD Gerindra Banten, Sempu, Kota Serang, Rabu, kemarin (29/1/2020).
Ia menjelaskan, bahwa akan mengutamakan bahwa kepentingan masyarakat, kemudian di kabupaten serang sekarang ada sekitar 10 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) yang akan segera di atasi
“Saya tidak sanggup kalau duduk digedung megah, sementara rakyat saya tidur dirumah yang tidak layak,” paparnya.
Untuk itu, dengan adanya pemekaran kota serang, sambungnya, tidak serta merta semua aset yang sudah dimiliki pemkab harus diserahkan seluruhnya ke kota serang.
“Kalau sperti itu, nantinya pemkab serang tidak punya aset, nanti justu bangkrut,” ucap Tatu
Ia mempertanyakan, kalau memang Pemkab Serang harus segera menyerahkan Asep maka dari mana anggaraan untuk gedung pelayanan publik.
“DPRD sudah menanyakan ke pemerintah pusat, tetapi memang pembangunan Puspemkab harus menggunakan APBD Kabupaten Serang,” tungkasnya (jen/red)



