PANDEGLANG,- Anggota komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat asal Daerah pemilihan (Dapil) 1 Banten, Rizki Aulia Rahman Natakusumah akan terus mendorong perluasan jaringan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Pandeglang yang masih minim dan terkendala.
Hal itu disampaikan Rizki Aulia Rahman Natakusumah usai acara Ngobrol Bareng Legislator dengan tajuk “Keterbukaan Publik Menuju Governance” di Hotel Horison Pandeglang, Selasa (28/02).
Putra dari Ibu Bupati yang sering disebut Aa Rizki ini mengatakan bahwa hidup di era revolusi teknologi yang luar biasa canggih ini sudah dapat dirasakan oleh berbagai kalangan, seperti anak dari petani yang bisa menjadi influenser di Instagram, anak dari tukang becak udah bisa influencer tiktok atau juga media sosial (Medsos) lainnya yang berbasis elektronik tersebut.
“Nah yang belum terasa di mananya? di sistem pendidikannya, di revolusi teknologi yang kita sudah rasain di medsos belum menyentuh sistem pendidikan kita, bisa di cek itu SD-SD di Kecamatan, di kampung-kampung, Desa-desa di Pandeglang sudah memadai belum fasilitas komputer dan lain sebagainya,” ungkapnya kepada Updatenews.co.id, di Hotel Horison Pandeglang, Selasa 28 Febuari 2023.
“Yang kedua sistem pemerintahan, saya harapkan penghargaan yang selama ini didapatkan oleh Pandeglang dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik ini bukan hanya headline dan seremonial saja, tapi bener-bener bisa dirasakan sama masyarakat manfaatnya, kalau belum dirasakan seperti apa sosialisasikan, kalo di sosialisasikan tidak pakai juga bagaimana, ya berarti harus ada perluasan jaringan telekomunikasi nah itu tugas saya,” tambahnya
Selain itu, Rizki juga melihat bahwa jaringan telekomunikasi di beberapa Kecamatan di Pandeglang masih belum merata seluruhnya.
“Sejauh ini ikhtiar saya juga membawa 250 titik Wyfi ke Kabupaten Pandeglang, itu juga merupakan ikhtiar untuk bisa memperluas jaringan telekomunikasi tersebut, Nah yang kita harapkan kedepan bisa digunakan lagi untuk kegiatan-kegiatan produktif,” katanya.
Disisi lain ia juga sangat prihatin terkait keluhan masyarakat kebanyakan dari jaringan sinyal, lanjut Rizki tentu hal ini harus bisa diperjuangkan, karena jaringan telekomunikasi di Pandeglang dibeberapa desa dan kecamatan masih terkendala.
“Ini harus bisa diperjuangkan, karena jaringan telekomunikasi di Kabupaten Pandeglang ini masih banyak beberapa Desa atau beberapa Kecamatan yang masih terkendala. Nah ini yang jadi problem selama ini yang saya juga suarakan di pusat. Nah yang jadi di lema sebenarnya Pemerintah Pusat bilang bahwa di Pulau Jawa itu sudah merupakan kewajiban dari pihak swasta. Pemerintah fokus di daerah 3T, di Papua, NTT dan lain sebagainya untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) tersebut,” tuturnya.
“Nah di satu sisi kita pahami, di sisi lain tentu masih butuh sentuhan-sentuhan dari Pemerintah Pusat, untuk menjadi bagian dari pihak swasta tersebut itu pemikirannya beda kalau Pemerintah sebesar-besarnya untuk masyarakat, kalo swasta ini beda ini untung dan rugi. Nah mangkanya ini kita perlu kerja holistik Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat bagaimana di Pulau Jawa ini khususnya di Banten Selatan di Kabupaten Pandeglang bisa ada perluasan jaringan telekomunikasi,” sambungnya lagi.
Ditambahkannya, dalam penilaian tata laksana keterbukaan publik menuju good governance di Kabupaten Pandeglang ini sudah sangat baik yang telah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat yaitu Menpan RB dan Kemendagri Almarhum Cahyo Kumolo saat peresmian Mall Pelayanan Publik di Pandeglang.
“Nah Mal Pelayanan Publik (MPP) ini kedepannya harus bisa ditingkatkan lagi kinerjanya karena harus diutamakan untuk kepentingan dari masyarakat pelayanan kepada publik, pelayanan satu pintu. Seperti yang di Kecamatan Sumur dan Cimanggu jauh ke Pandeglang ini harus ada solusinya, MPP ini harus bisa diakses perizinan- perizinan tertentu jaringannya nah ini yang perlu dipikirkan kedepannya. Jadi jaringan telekomunikasi tetap jadi jawaban, tapi tentu untuk uk terobosan-terobosan untuk bagaimana sistem pemerintahan berbasis elektronik ini bener-bener bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Desa-desa,” tutupnya.



