TANGERANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Gatot Wibowo menyoroti serapan anggaran tahun 2019 yang saat itu mengalami penurunan. Persentase serapan dana pada tahun 2019 yakni 78,59 persen, lebih rendah dari tahun 2018 yang mencapai 81,41 persen.
Hal tersebut terungkap saat Gatot mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang tentang Rekomendasi Atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Tangerang 2019, di Kantor DPRD Kota Tangerang, Rabu (15/4/2020).
Menurutnya perencanaan percepatan persiapan pembangunan harus lebih matang untuk tahun 2020. Ia mengatakan, tahun 2021 Kota Tangerang harus lebih fokus di ranah pembangunan fisik, seperti pusat olahraga dan waduk.
“Perencanaan harus dimatangkan. Jangan sampai karena perencanaan tidak matang aktualisasi akhirnya tidak digunakan,”ungkapnya.
Dirinya menyebutkan bahwa serapan anggaran di ranah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sangatlah kecil hanya diangka 20 sampai dengan 40 persen saja.
“Ada yang 40 persen, 30 persen bahkan ada 20 persen. Termasuk pembebasan lahan juga,” sebutnya.
Gatot juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mengalokasikan penambahan dua Rumah Sakit (RS) tipe D di wilayah barat dan timur Kota Tangerang.
“Kami dorong Pemkot Tangerang untuk membangun RS kelas 4, karena Kota Tangerang memiliki 13 Kecamatan,” pungkasnya. (Gilang/red)



