SERANG – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten A.M Romly menyebutkan penganut aliran Hakekok Balatasutak tersebar di sejumlah daerah mulai dari Kabupaten Pandeglang, Tanggerang, hingga Serang.
“bukan sekarang aja, udah dari dulu, di setiap daerah ada, kadang ada di Lebak, Tanggerang, Serang, cuma timbul tenggelam, ini baru muncul lagi,” Ucap AM Romly saat dikonfirmasi, Sabtu 13 Maret 2021.
Romly menduga aliran Hakekok turun temurun, namun pengikutnya tidak terlalu banyak, karena turunan disatu lingkaran keluarga saja, tapi keluarga keturunan bisa memperluas pengikut aliran sesat tersebut.
“Tidak banyak pengikutnya. Tapi keluarga keturunan dapat mencari pengikut,” Terangnya.
Untuk itu, Romly meminta peran seluruh elmen para Kyai, Ulama termasuk jajaran MUI tingkat Kecamatan untuk melakukan pembinaan khusus baik kepada pelaku maupun masyarakat luas agar betul betul memahami ajaran agama yang sesuai dengan syariat islam.
“Biarkan hidup sehari-hari mereka merasa tenang sesuai garapan masing-masing Petani, Pedagang. Artinya pembinaan khusus kepada mereka harus dilakukan,” Katanya.
“MUI Kecamatan di Pandeglang sudah pada keliling memberikan bimbingan serta pemahaman kepada masyarakat,” Tuturnya.
Terkahir, Romly pun meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas aliran aliran yang tidak sesuai ajaran agama agar tidak menyesatkan masyarakat luas.
“Kami sudah berkoordinasi, Polri harus menangani ini supaya tidak timbul keserahan,” Tandasnya (jen/red)



