PANDEGLANG — Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pandeglang Dede Widarso berharap bantuan sosial bagi masyarakat miskin terdampak pandemi dapat menyentuh lapisan masyarakat nelayan. Begitu yang dia sampaikan kepada updatenews, Jumat (6/8/2021) di kediamannya.
Menurutnya, masyarakat nelayan juga turut terdampak secara ekonomi akibat kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran kasus covid varian baru itu.
“Tentu HNSI Pandeglang mendukung upaya pemerintah dalam penerapan kebijakan tersebut (PPKM Level 4). Namun, kehidupan masyarakat nelayan dalam situasi seperti ini perlu mendapat perhatian, sehingga bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah dapat menyentuh masyarakat nelayan.” ujar mantan Kepala Desa Sidamukti itu.
Untuk memastikan ada atau tidaknya bantuan sosial masyarakat nelayan, dirinya sesegera mungkin akan melakukan komunikasi dengan dinas terkait, sekaligus mendorong agar ada porsi bagi kelompok penerima manfaat masyarakat nelayan baik dari anggaran APBN, APBD Provinsi atau APBD Kabupaten.
“Kita semua tahu bahwa pemerintah tengah menyalurkan bantuan sosial tunai bagi warga terdampak covid-19 utamanya warga kurang mampu. Untuk menghindari kecemburuan sosial, HNSI akan membuka komunikasi dengan Dinas Kelautan Perikanan untuk bagaimana masyarakat nelayan juga mendapat bantuan sosial tersebut.” ucapnya.
Selain itu, Dede juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan vaksinasi masal terhadap warga nelayan, mengingat warga nelayan juga perlu mendapat perlindungan dari negara, di saat ancaman angka kematian tinggi dan wabah yang tidak menentu.
“Target vaksinasi massal 1 juta / hari, juga harus menyentuh masyarakat nelayan. Mereka (nelayan) perlu perlindungan juga. Karena itu, komunikasi dengan satgas covid kabupaten, juga akan kami lakukan sebagai upaya perlindungan terhadap masyarakat nelayan.” tutupnya.
Dalam situasi pandemi saat ini (PPKM 4), dirinya prihatin terhadap kehidupan masyarakat nelayan kecil saat ini. Hasil tangkapan yang tidak menentu semakin melengkapi nasib pelaut tradisional. (Wn).



