JEMBER – Kabar baik bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. Harga tiket pesawat rute Jakarta–Jember berpotensi lebih terjangkau mulai tahun 2026. Anggota Komisi VI DPR RI, H. Kawendra Lukistian, menyatakan optimisme tersebut seiring rencana pengisian bahan bakar avtur secara langsung di Bandara Notohadinegoro Jember.
Menurut Kawendra, pengisian avtur langsung di bandara akan memangkas biaya operasional maskapai penerbangan. Selama ini, distribusi bahan bakar yang belum optimal menjadi salah satu faktor tingginya harga tiket pesawat ke Jember.
“Jika pengisian avtur sudah bisa dilakukan langsung di Bandara Notohadinegoro, maka biaya operasional maskapai bisa ditekan. Dampaknya, harga tiket penerbangan Jakarta–Jember berpotensi turun hingga sekitar Rp300 ribu per penumpang,” ujar Kawendra dilansir dari praksigerindra.id
Setibanya di Jember, Kawendra langsung melakukan koordinasi dengan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga guna memastikan kesiapan fasilitas pengisian avtur di bandara tersebut.
Langkah ini dinilai krusial sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi layanan transportasi udara di daerah.
Lebih jauh, Kawendra menegaskan bahwa penurunan harga tiket bukan sekadar soal murahnya ongkos perjalanan. Akses transportasi udara yang lebih terjangkau diyakini akan mendorong mobilitas masyarakat, mempercepat pergerakan ekonomi, serta memperkuat sektor pariwisata dan konektivitas wilayah Jember dengan daerah lain.
“Transportasi udara yang efisien akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan daya saing daerah. Jember memiliki potensi besar, dan akses yang mudah adalah kuncinya,” tambahnya.
Dengan rencana tersebut, diharapkan Bandara Notohadinegoro Jember dapat menjadi simpul transportasi udara yang semakin strategis, sekaligus menjadi motor penggerak kemajuan daerah. Akses udara makin terjangkau, Jember pun kian maju. *


