SERANG – Ratusan buruh menggelar aksi demonstrasi di halaman pendopo Gubernur Banten, Rabu (18/11/2020) mereka menyerukan perjuangan untuk melawan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) agar menaikan UMK 2021. Sebab, dinilai selama WH memimpin Banten tidak pernah membuka ruang dialog dengan buruh.
Salah seorang perwakilan buruh Tanggerang, Eri susanto mengaku kecewa terhadap Gubernur Banten yang menutup ruang terhadap buruh, bahkan setiap demonstrasi buruh selalu berakhir dengan ketidakpastian.
“Kita sepakat bahwa sebelum pimpinan Banten bertemu dengan kita, kita tidak akan meninggalkan tempat ini (pendopo Gubernur Banten,red),” cetus Eri saat menyampaikan orasi politik diatas mobil komando buruh.
“Selama ini bertahun-tahun sejak Gubernur (Wahidin Halim,red) dipilih hingga hari ini tidak pernah satu kalipun mau menemui kita (buruh,red),” katanya.
Selain itu, Eri pun menuding Gubernur Banten telah melecehkan perjuangan buruh karena telah melenceng dari kepemimpinanya.
“Ini sebuah pelecehan bagi kita, kita butuh perjuangan karena mereka (pemprov banten,red) tidak mengindahkan kehadiran kita disini,” terangnya.
Oleh sebab itu, Eri mengajak seluruh elmen buruh di Banten untuk bersatu dalam melawan ketidakadilan termasuk kepastian UMK 2021.
“Kita buktikan bahwa buruh di Banten buruh yang berani melawan ketidakadilan, Semua buruh bersatu mari kita hadapi orang-orang disana, mereka sudah membohongi kita mereka sudah meniput kita,” tegasnya. (Jen/red)
Kecewa Tak Ditemui Gubernur Banten, Buruh Tuding WH Lecehkan Perjuangan Buruh



