SERANG- Anggota DPRD Banten sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Banten, TB Roy Fachroji Basuni meminta pemerintah untuk membangun sirkuit balap secara permanen guna mendukung kegiatan olahraga otomotif di tanah jawara.
TB Roy melihat pembangunan sirkuit di Banten dapat menjadi solusi untuk menekan aksi balap liar, mempromosikan kegiatan olahraga otomotif hingga meningkatkan potensi pariwisata untuk menambah pendapatan asli daerah.
“Saat ini kan untuk kegiatan-kegiatan otomotif di Provinsi Banten khususnya balap motor masih menggunakan sirkuit non permanen. Kita berharap ke depan di Provinsi Banten ini harus memiliki sirkuit yang permanen, karena mungkin untuk sisi pembinaan talenta anak-anak muda Provinsi Banten yang berkancah di balap motor bisa akan lebih baik lagi,” ucap Tb Roy kepada awak media di Kota Serang, pada Rabu 8 Mei 2025.
TB Roy berpandangan, jika sirkuit permanen dibangun maka potensi besar peningkatan PAD bisa mendorong pertumbuhkan ekonomi pemerintah.
“Sirkuit ini untuk peningkatan PAD di sektor UMKM, restoran, makanan, perhotelan juga masuk,” katanya.
TB Roy memastikan, antusiasme masyarakat terhadap dunia olahraga otomotif di Banten cukup tinggi, sehingga butuh perhatian serius dari pemerintah untuk mengembangkan bakat anak-anak muda agar berprestasi membawa harum nama daerah.
“Cukup tinggi untuk antusiasme olahraga bermotor di Banten ini, karena kita juga ada beberapa kategori di Cabang Olahraga Balap Motor seperti tanah, ada gesek, dan ada MotorCross di aspal ada Drag Bike dan Rodres yah,” terang dia.
Sebab itulah, IMI Banten membutuhkan sirkuit permanen untuk memfasilitasi kegiatan olahraga otomotif di Banten.
TB Roy memandang, lokasi strategis pembangunan sirkuit otomotif harus dibangun di lahan sport center yang berlokasi di Desa Kemansian, Kecamatan Curug, Kota Serang.
Lahan Sport Center yang kini menjadi Banten Internasional Stadium (BIS) memiliki luas 60 hektar. Lokasi ini, jelas Tb Roy, sangat cocok untuk dibangun sirkuit balap, karena akan menjadi pusat olahraga di tanah jawara.
“Saya sih berharap sirkuit yang ideal yah di lingkungan Sport Center, karena masih luas. Disitu kan bisa sekalian untuk pusat olahraga,” tandasnya.



