SERANG- Ketua Komisi IV DPRD Banten, Muhammad Nizar mendukung penuh Gubernur Banten Andra Soni yang merealisasikan program Bangun Jalan Desa Sejahtera untuk meningkatkan konektivitas kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Nizar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten sebagai OPD teknis perlu mengajukan penambahan anggaran agar pemerataan jalan desa bisa terlaksana.
“Mulai tahun ini sudah bisa digalakkan namun butuh pembahasan lebih lanjut dengan mitra dan TAPD untuk penetapan. Nah Anggaran yang disiapkan itu Rp40 miliar, kami lebih mementingkan bagaimana jalan-jalan ini itu harus lebih ditingkatkan lagi anggaranya,” ucap Nizar saat dikonfirmasi Senin 30 Juni 2025.
Nizar menilai, anggaran yang dibutuhkan untuk percepatan program Bangun Jalan Desa Sejahtera sekitar Rp100 miliar, namun dapat dilakukan secara bertahap.
“Setiap tahun kita siapkan 100 miliar untuk pembangunan poros desa. Poros desa itu kan sebenanrya itu bukan menjadi kewenangan Provinsi, akan tetapi ini intervensi daripada pemerintah Provinsi untuk membangun agar akses masyarakat ke jalan itu lebih bisa dinikmati oleh masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni memastikan terdapat delapan titik lokasi yang akan dibangun di seluruh Banten.
Mantan ketua DPRD Banten itu menargetkan, sekitar dua belas kilometer jalan desa akan dibangun selesai pada tahun 2025 ini.
“Pada tahun 2025 ini program Bang Andra akan menyasar delapan lokasi di Kabupaten dan Kota, dengan anggaran Rp60 miliar untuk membangun 12 kilometer jalan, inshallah akan dilaksanakan setiap tahun dan didukung oleh DPRD Banten,” tandasnya.



