SERANG – Anggota Komisi II DPRD Banten, Maretta Dian Arthanti menuding Pemerintah Provinsi Banten tidak memiliki solusi konkrit untuk mengatasi kenaikan sejumlah harga komoditas bahan pokok dipasaran.
Menurut Maretta, kenaikan terus berlarut-larut bahkan hingga kini bahan pokok seperti Cabai, Bawang merah terus merangsek naik, tapi sikap pemerintah terkesan pembiaran.
“Saya melihat ini repson (Pemprov) masih lambat, karena sudah lebih dari tiga bulan ini harga cabai merangkak naik terus,” Ujar Maretta kepada awak media di Sekertariat DPRD Banten, Selasa (23/3/2021).
Atas kondisi itu, Politisi PSI ini meminta Pemprov Banten segera bertindak cepat melakukan operasi skala besar diseluruh pasar guna meminimalisir kenaikan yang lebih tinggi.
“Seharusnya udah ada upaya operasi-operasi pasar yang dilakukan di masyarakat terkait dengan harga cabai yang melonjak ini,” Katanya.
“Jadi, kita tunggu langkah selanjutnya dari baik Indag maupun dinas ketahanan pangan untuk melakukan operasi pasar,” Tuturnya.
Tak cukup disitu, Maretta menilai persoalan cuaca baiknya tidak perlu dijadikan alasan dalam menangani kenaikan harga pangan, yang dibutuhkan saat ini bagaimana keberpihakan pemerintah terhadap rakyat.
“Informasi yang saya dapatkan karena curah hujan sehingga produksi cabai kita nggak memenuhi kebutuhan konsumsi,” Tandasnya. (Jen/red)



