Jakarta-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan meluncurkan buku yang berjudul “Reformasi adalah Keniscayaan, Perubahan adalah Kebutuhan, Cerita di Balik Reformasi Perpajakan” dalam rangka memperingati Hari Pajak ke-76.
“Kita semua ingin ada semacam dokumentasi perjalanan reformasi perpajakan,” kata Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo di Jakarta, Rabu.
Suryo menjelaskan buku ini berisi perjalanan reformasi perpajakan jilid III yakni mulai 2016 sampai 2021 dengan sedikit menyertakan kisah reformasi perpajakan jilid-jilid sebelumnya.
Reformasi perpajakan jilid III dimulai sejak adanya amnesti pajak, pembentukan Tim Reformasi Perpajakan sampai pembentukan Tim Pelaksana Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP).
Suryo menyatakan buku ini disusun sendiri oleh para pegawai DJP dari hasil mewawancarai 47 narasumber yang merupakan saksi hidup perjalanan reformasi perpajakan.
“Kenapa pegawai internal? Karena kan (kami) ada di situasi. Kami ingin melihat dari sisi kami sendiri dinamika apa yang muncul pada waktu kita melakukan reformasi perpajakan,” jelasnya.
Suryo berharap buku ini dapat memberikan perspektif tersendiri terkait reformasi perpajakan mengingat kisah di dalamnya ditulis langsung oleh para saksi perjalanan reformasi tersebut.
“Memang mereka yang mengalami dan mereka memang biasa menulis di koran dan media online sehingga dengan gaya bahasa yang kekinian dan konteks juga dapat,” ujarnya.



