SERANG – Kapolda Banten telah menyiapkan rencana pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), tak tanggung-tanggu ribuan personel gabungan bakal diterjunkan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan serta pelanggaran protokol yang berpotensi memicu laju penyebaran virus corona di Tanah Jawara.
“Penguatan personel ada 7 ribu orang. Setiap operasi kami mengerahkan minimal sepertiga kekuatan. Apabila eskalasi meningkat, cadangan dan lain sebagainya akan tambahkan,” ujar Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar kepada awak media di Kota Serang, Senin (21/12/2020).
Selain itu, dikatakan Fiandar, personel akan dikerahkan untuk mengamankan tempat-tempat peribadatan umat kristiani pada pelaksanaan Natal 25 Desember 2020 mendatang.
Tak hanya itu, Fiandar pun mengaku telah memanggil pengelola gereja untuk meningkatkan kewaspadaan dini dalam rangka mengantisipasi gangguan-gangguan teror yang tidak diinginkan.
“Di gereja sudah kami tempatkan, kemarin kita undang pengelola umat kristiani. Kita imbau mereka untuk membentuk panitia, mengantisipasi gangguan teror,” katanya.
“Harus ada seksi keamanan untuk memeriksa barang bawaan, tidak boleh melalaikan unsur kewaspadaan
Satu gereja tergantung besarnya, minimal dua anggota belum lagi seksi keamanan,” paparnya.
Fiandar mengungkapkan, Kewaspadaan harus ditingkatkan sebab pelaku teror tidak pernah tahu kapan melakukan peledakan bunuh diri atau yang lain.
“tetapi kita akan melakukan pemantauan terhadap orang atau kelompok, kita sudah punya datanya apakah mereka bergerak atau tidak, kita operasi. Tapi upaya pencegahan mengatasi mereka sudah dilakukan,” pungkasnya, (jen/red)
Puluhan Ribu Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Natal & Tahun Baru di Tanah Jawara



