CILEGON – Wali kota Cilegon Helldy Agustian menginginkan warga miskin dan anak yatim piatu di kota Cilegon semuanya didata. Hal ini disampaikan Wali Kota Cilegon ketika mengunjungi salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, (30/07/2021).
Pemilik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini bernama Ibu Nuriyah yang merupakan seorang Janda dan tinggal bersama adiknya.
Helldy menjelaskan kedatangannya ke Rumah Ibu Nuriyah sebagai respons dari pengaduan masyarakat ketika dirinya mendapatkan laporan dari warga, dirinya ingin meninjau langsung kebenaran kabar tersebut, sehingga langsung mendatangi rumah Ibu Nuriyah ini.
“Saya langsung kunjungi sebagai respons dari Pemerintah, ternyata benar kondisi ekonomi Ibu Nuriyah ini memang benar-benar tidak mampu. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan, kalau panas kepanasan, hujan kehujanan, karena sebagian atap rumahnya banyak yang bocor dan kondisi tempat tembok dan tiang penyangga atapnya sudah keropos atau rapuh,” katanya.
Lebih lanjut, Helldy yang datang seorang diri ini mengatakan bahwa Ibu Nuriyah ini sangat memerlukan bantuan.
“Ibu Nuriyah ini tinggal bersama adiknya, menempati rumah dengan kondisi yang tidak layak huni, dan kondisi ibu Nuriyah berstatus janda ditinggal mati dengan suaminya, tidak mempunyai anak dan kondisi matanya tidak dapat melihat, dan Ibu Nuriyah ini sangat memerlukan bantuan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Helldy mendengarkan pengakuan ibu Nuriyah belum dapat bantuan dari Pemerintah, dan meminta Dinas terkait untuk segera memberikan bantuan.
“Saya minta Dinas Sosial dan Kelurahan setempat untuk segera mengajukan rumah Ibu Nuriyah untuk direhab atau diperbaiki rumahnya, dan sesegera mungkin mendapat bantuan dari Pemerintah. Dan saya berharap masyarakat Kota Cilegon yang tidak mampu segera didata, masyarakat kita yang termasuk warga miskin dan anak yatim piatu, semuanya terdata, jangan sampai ada yang terlewat, sehingga bantuan yang kita berikan tepat sasaran dan dapat meringankan beban mereka,” pungkasnya. (Red)



