SERANG, – Sejumlah Organisasi yang terlibat dalam persatuan mahasiswa se-Banten “Geger Banten” kembali menggalang konsolidasi untuk memperkuat gerakan mahasiswa dalam rangka menuntut pembebasan ke-14 orang Desmonstran yang kini ditetapkan tersangka oleh Polda Banten.
Salah satu aktivis yang terlibat dalam gerakan Geger Banten, Juni, membenarkan bahwa saat ini akan digelar konsolidadi besar, hal itu, menurutnya untuk menguatkan gerakan solidaritas pembebasan kawan-kawan mahasiswa yang ditetapkan tersangka oleh Polda Banten.
“kita sedang mempersiapkan kekuatan massa yang masif untuk melakukan aksi demonstrasi besar-besaran sekaligus solodaritas untuk membebaskan kawan-kawan yang ditetapkan tersangka,” ucap Juni kepada awak media saat dihubungi melalui sambungan seluller, pada Senin (12/10/2020).
Selain itu, dikatakan Juni, mahasiswa pun sedang melakukan pengadvokasian terhadap keluarga-keluarga kobran baik yang ditetapkan tersangka maupun korban yang mengalami luka-luka akibat brutalisme aparat kepolisian.
Untuk itu, kata dia, tidak menutup kemungkinan keluarga korban turut akan terlibat dalam gerakan aksi solidaritas tersebut.
“kita akan membawa para keluarga yang dijadikan tersangka sebagai sikap kekecewaan terhadap aparat kepolisian,” ungkap Juni.
Juni menegaskan, Penangkapan terhadap demonstran sebagai bentuk pembungkaman aspirasi, sebab, kata dia, di dalam UUD 1945 pasal 28E ayat 3 disebutkan, setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
Dengan begitu, lanjut dia, menyamapikan pendapat dimuka umum telah dijamin oleh konstitusi.
“Tindakan aparat kepolisian malah mengkebiri demokrasi, penangkapan serta menetapkan tersangka tidak berdasar,” tegasnya.
Berdasarkan fakta dilapangan, sambung dia, kriminalisme disetai aksi brutalisme aparat kepolisian lebih banyak menimbulkan korban dari mahasiswa.
“Bukti-bukti kekerasan aparat kepolisian kita sudah dapatkan, toh bukan jadi rahasia umum lagi video pemukulan sudah bredar di media sosial,” terangnya.
“Kawan-kawan massa aksi juga banyak yang dilarikan ke rumah sakit, ada yang mengalami luka robek dibibir, kepala, pokoknya banyak yang luka,” tutup Juni. (Jen/red)
Bangun Persatuan Mahasiswa, Aktivis Serukan Solidaritas Pembebasan 14 Tersangka Demonstran



