SERANG – Puncak perkaderan dan pendidikan Baitul Arqom Madya (BAM) yang digagas Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah ( PWPM ) Provinsi Banten mengurai tiga persoalan ditengah masyarakat yakni Kemiskinan, Ketakutan, dan Kebodohan.
Wakil ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Abdul Aziz Marha, mengungkapkan, Bahwa tiga persoalan diatas membayangi kehidupan masyarakat zaman sekarang.
Sebab itu, Azis mengajak seluruh elmen terutama kader Muhammadiyah untuk mengupas solusi dalam menghadapi ketiga masalah kehidupan ini dengan baik.
“Kita entaskan persoalan itu dengan baik. Perkaderan ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kualitas kader pemuda Muhammadiyah untuk menghadapi peluang dan tantangan zaman ke depan,” Ujar Azis kepada awak media, Senin 29 Maret 2021.
Senada, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Banten, Mufrod Thama menambahkan, bahwa perkaderan ini merupakan salah satu agenda program kerja PW Pemuda Muhammadiyah Banten.
“Tujuan perkaderan ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kader-kader pemuda Muhammadiyah di wilayah provinsi Banten. InsyaAllah kegiatan ini dalam setahun bisa di laksanakan dua kali,” Katanya.
Terakhir, ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Banten Dr. Syamsuddin, MP.d berpesan kepada seluruh kader Muhammadiyah agar tetap bersatu untuk menuntaskan berbagai tantangan persoalan keumatan.
“Kader pemuda Muhammadiyah ini harus bersatu padu, tidak mudah di pecah belah,” Tegasnya.
“Sebagaimana perintah Allah di dalan surat Ali Imran ayat 103, 104. Kemudian juga bisa menjaga nilai-nilai akidah tauhid, karakter integritas serta idealitas kadernya. Dan juga berani menegakan amar maruf nahyi mungkar,” Ujarnya.
Sebagai informasi, Acara Perkaderan ini juga di barengi dengan bantuan sosial covid 19 yang bekerjasama dengan berbagai organisasi umat beragama.
“Semoga bantuan sosial ini bermanfaat bagi kaum mustadafin yang asma di provinsi Banten,” pungkasnya (jen/red)



