PANDEGLANG — Pengurus Gerakan Pemuda Nelayan Tradisional (GPNT) Panimbang, menyampaikan sejumlah aspirasi, utamanya ihwal keterlibatan kelompok nelayan dalam musyawarah pembangunan desa yang bersifat strategis. Hal itu disampaikan di ruang Sekretariat BPD, Jumat (29/10/2021).
Kedatangan mereka (pengurus GPNT) diterima langsung oleh Ketua BPD beserta anggota dengan hangat, mengingat salah satu tugas BPD adalah menampung aspirasi masyarakat desa.
Pada Kesempatan itu, Wawan Kurniadi selaku Ketua Gerakan Pemuda Nelayan Tradisional Panimbang mengatakan, aspirasi yang disampaikan kepada BPD merupakan hak masyarakat sebagaimana tertuang dalam UU Desa.
“Yang kami sampaikan adalah berkaitan dengan kualitas pembangunan dan penyelenggaraan pemerintah desa ke depan menjadi lebih baik.” ujar Wawan singkat.
Sementara itu, Ketua BPD Panimbang Ajid Awaludin menjelaskan, kedatangan Perwakilan kelompok nelayan merupakan sikap positif untuk turut memberikan pemikiran dalam pembangunan desa.
Karena itu, pihaknya akan merekomendasikan poin-poin aspirasi tersebut kepada Pemerintah Desa sebagaimana tugas dan fungsi lembaganya.
“Ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan GPNT. Tentunya ini akan kami catat dan akan kita teruskan ke Pemerintah.” terang Ajid.
Ia juga berharap, perwakilan kelompok lain seperti, kelompok tani, keterwakilan perempuan mau menyalurkan aspirasinya sehingga ide gagasan pembangunan menjadi lebih variatif.
Diketahui 5 aspirasi yang sampaikan oleh GPNT adalah,
- Keterlibatan dalam musyawarah desa yang bersifat strategis.
- Transfaransi Pemerintah Desa dalam segala bidang.
- Evaluasi program desa skala prioritas.
- Mendorong pendapatan desa melalui potensi SDM dan SDA dan
- Meningkatkan perhatian terhadap masyarakat tradisional. (Wn).



