UPDATENEWS.CO.ID – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan Keselamatan Air dalam Meningkatkan Kesadaran dan Respons Bencana Banjir pada Siswa di Kota Cilegon”. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas guru olahraga dalam menghadapi potensi bencana banjir yang kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Cilegon.
Pelatihan yang berlangsung dengan antusias ini diikuti oleh 60 guru olahraga yang tergabung dalam Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota Cilegon. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai konsep dasar keselamatan air (water safety), identifikasi risiko di lingkungan perairan, penanganan keadaan darurat saat banjir, hingga strategi pembelajaran keselamatan air yang dapat diintegrasikan dalam kegiatan pendidikan jasmani di sekolah.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon. Kehadiran dan dukungan dinas menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekolah terhadap potensi bencana melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon menyampaikan bahwa pendidikan mitigasi bencana perlu diperkenalkan sejak usia sekolah. Guru olahraga memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya keselamatan kepada peserta didik karena pembelajaran pendidikan jasmani tidak hanya berorientasi pada peningkatan kebugaran, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan hidup, dan kemampuan menghadapi situasi darurat.
Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si., Guru Besar Kepelatihan Renang Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta, menyampaikan materi mengenai pentingnya literasi keselamatan air sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. Menurut beliau, masih banyak kasus kecelakaan di perairan yang sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan air dan prosedur penyelamatan yang benar.
“Guru merupakan agen perubahan di sekolah. Melalui pelatihan ini diharapkan para guru mampu menanamkan budaya sadar keselamatan air kepada siswa sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya saat terjadi banjir,” ujar Prof. Abdul Sukur.
Pelaksanaan pelatihan turut didukung oleh tim pengabdian yang terdiri atas Dr. Fajar Vidya Hartono, M.Pd., Heru Miftahudin, M.Or.,Mas Daud dan Mas Anton, yang mendampingi peserta dalam sesi praktik, simulasi, serta diskusi mengenai penerapan materi di lingkungan sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai sesi praktik dan simulasi mendapatkan respons positif karena memberikan pengalaman langsung mengenai teknik keselamatan air, pengenalan risiko, serta langkah-langkah penyelamatan sederhana yang dapat dilakukan sebelum bantuan profesional datang.
Ketua IGORNAS Kota Cilegon menyampaikan apresiasi kepada tim pengabdian dari Universitas Negeri Jakarta atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan guru olahraga saat ini. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru dalam bidang keselamatan air merupakan investasi penting bagi terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan tangguh terhadap bencana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru olahraga yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi pelopor dalam mengembangkan pendidikan keselamatan air di sekolah masing-masing. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan kepada siswa di Kota Cilegon melalui pembelajaran pendidikan jasmani, kegiatan ekstrakurikuler, maupun program mitigasi bencana sekolah, sehingga mampu meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan respons siswa dalam menghadapi risiko bencana banjir sejak dini.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bukti nyata sinergi antara Universitas Negeri Jakarta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, serta IGORNAS Kota Cilegon dalam mendukung terciptanya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada keselamatan dan ketangguhan masyarakat terhadap bencana.


