SERANG – Lapangan tempat berlangsungnya Semarak Sehat Prolanis dipenuhi ratusan warga yang datang sejak pagi untuk mengikuti senam bersama yang digelar Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) Provinsi Banten berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan, di halaman Pendopo lama gubernur Banten di Kota Serang pada Sabtu (25/7/2026).
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap gerakan instruktur hingga kegiatan berakhir.
Kegiatan senam massal menjadi magnet utama dalam rangkaian Semarak Sehat Prolanis. Peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten tampak kompak mengenakan pakaian olahraga sambil menikmati suasana penuh keakraban. Tak sedikit peserta yang mengaku rutin mengikuti kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan mengendalikan penyakit kronis.
Ketua ASKLIN Provinsi Banten, Jannah, mengatakan Semarak Sehat Prolanis merupakan salah satu bentuk komitmen ASKLIN bersama BPJS Kesehatan dalam mendukung keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya melalui penguatan layanan promotif dan preventif.
“Semarak Sehat Prolanis tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, mengendalikan penyakit kronis, serta menjalani pola hidup sehat secara konsisten. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif,” katanya.
Tak hanya senam bersama, panitia juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi medis, edukasi kesehatan, serta aktivitas interaktif yang mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, Yessi Kumalasari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi media yang efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit melalui gaya hidup sehat.
Menurutnya, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dirancang untuk memberikan pendampingan berkelanjutan kepada peserta JKN yang menderita penyakit kronis, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Pendampingan itu dilakukan melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan berkala, konsultasi medis, senam Prolanis, hingga pemantauan kondisi kesehatan peserta.
“Kami berharap peserta JKN tidak hanya datang berobat ketika sakit, tetapi juga semakin termotivasi menjaga kesehatannya agar tetap aktif, sehat, dan produktif. Budaya hidup sehat harus terus ditanamkan melalui kolaborasi seluruh pihak,” ujar Yessi.
Gubernur Banten Andra Soni yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kolaborasi antara ASKLIN, BPJS Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengikuti edukasi kesehatan, cek kesehatan gratis, konsultasi kesehatan, hingga senam bersama yang bertujuan meningkatkan semangat hidup sehat. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang positif dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Andra Soni.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang terdorong menerapkan pola hidup sehat dan melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit.
Acara Semarak Sehat Prolanis turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Banten Tina Andra Soni, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Manna, jajaran pengurus ASKLIN Banten, fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta ratusan peserta Prolanis dari berbagai wilayah di Provinsi Banten.
Melalui semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini, ASKLIN Banten dan BPJS Kesehatan berharap masyarakat semakin aktif berolahraga, rutin memeriksakan kesehatan, dan menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat Banten yang sehat, mandiri, dan produktif.



