PANDEGLANG, — Kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik dan mental terus digaungkan melalui hadirnya Komunitas Langkah Sehat (KOLASE), sebuah wadah positif yang mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan cara sederhana namun konsisten, yakni berjalan kaki minimal 45 menit setiap hari.
KOLASE didirikan pada 10 Oktober 2025 oleh Yudhi Murah Adhi Nugraha, SH., M.Si., yang tergerak dari pengalaman pribadinya melawan obesitas dan penyakit metabolik. Sebelum mendirikan komunitas ini, Yudhi sempat mengalami obesitas tingkat III dengan berat badan mencapai 135 kilogram serta kadar gula darah menyentuh angka 380.
“Berawal dari kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, saya berkonsultasi ke dokter dan mulai menjalani pengobatan yang diimbangi dengan olahraga rutin berjalan kaki. Dari situlah perubahan nyata mulai dirasakan,” ujar Yudhi.
Berawal dari Perjuangan Pribadi, Menjadi Gerakan Bersama
Perjalanan Yudhi menuju hidup sehat menarik perhatian banyak rekan dan masyarakat yang memiliki kondisi serupa. Dari sinilah KOLASE tumbuh sebagai ruang berbagi motivasi, saling menguatkan, dan membangun konsistensi untuk menjalani gaya hidup sehat bersama.
KOLASE terbuka untuk semua kalangan dan lintas profesi, mulai dari ASN, guru, kepolisian, TNI, pengusaha, masyarakat umum, hingga insan media. Komunitas ini menjadi wadah inklusif tanpa stigma, terutama dari praktik body shaming yang kerap melemahkan semangat penderita obesitas dan penyakit kronis.
Kegiatan KOLASE dilakukan setiap hari secara mandiri sesuai jadwal masing-masing anggota. Sementara itu, olahraga bersama rutin digelar setiap akhir pekan, baik di area alun-alun, stadion, maupun menyatu dengan alam seperti berjalan santai di area persawahan.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga refleksi diri agar berjalan dengan hati yang tenang, sehat, dan bahagia,” kata Yudhi.
Masyarakat yang ingin bergabung dapat mengakses komunitas ini melalui jaringan perangkat pemerintah, seperti Forum RT/RW dan kader Posyandu yang telah tergabung dalam KOLASE.
KOLASE dibentuk dengan tujuan utama sebagai simbol perlawanan terhadap penyakit kronis di usia senja, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan asam urat.
“Sehat itu bukan kemewahan. Sehat itu murah, tapi akan menjadi mahal ketika kita sudah sakit. Jalan kaki adalah investasi kesehatan terbaik untuk hari tua,” tegas Yudhi.
Melalui slogan motivasi “Kaki Kuat, Tubuh Sehat, Penuh Manfaat”, KOLASE menanamkan pemahaman bahwa penurunan berat badan hanyalah bonus, sementara kesehatan adalah tujuan utama.
Sejumlah manfaat signifikan dirasakan oleh anggota KOLASE, di antaranya:
Meningkatnya pengetahuan tentang olahraga dan kesehatan
Pemahaman pola makan sehat
Jantung lebih kuat dan sehat
Gula darah, hipertensi, dan asam urat menurun
Tekanan darah lebih stabil
Kesehatan mental terjaga melalui lingkungan yang saling mendukung
Meski mendapat respons positif dari masyarakat, KOLASE masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran akan pentingnya jalan kaki sebagai olahraga, serta pandangan yang meremehkan aktivitas sederhana tersebut.
“Masih banyak yang fokus pada penampilan dan body shaming, padahal kesehatan adalah yang utama,” ujar Yudhi.
KOLASE berharap masyarakat mulai membiasakan diri berjalan kaki minimal 45 menit setiap hari, serta menghindari pola hidup tidak sehat seperti konsumsi gula berlebih, mie instan, gorengan, minuman manis, minuman bersoda, begadang, dan makanan cepat saji.
“Mulailah berjalan kaki hari ini, sebelum terlambat dan menyesal di kemudian hari. Apa yang kita lakukan sekarang adalah investasi kesehatan untuk keluarga dan masa depan,” pungkas Yudhi. (Mas/red)



