CILEGON — Anggota DPRD Kota Cilegon Rino Hadi Putra menyayangkan sikap pemerintah yang tidak berpihak terhadap pelaku usaha kecil. Pasalnya, pemerintah daerah dikabarkan tidak akan memberikan bantuan sosial terhadap warga yang terdampak ekonomi akibat pandemi covid-19, meski ini timbul akibat pemberlakuan kebijakan PPKM Mikro.
Menurut Rino, kebijakan PPKM yang tengah berlangsung saat ini, diakui berhasil dan mampu menekan angka kasus kematian covid-19 dari angka 3,17 menjadi 2,99 persen.
Namun, jangan lupa kata dia, selain bertanggung jawab soal penanganan virus covid-19, pemerintah daerah juga bertanggung jawab dengan munculnya kemiskinan baru yang timbul akibat kebijakan tersebut.
“Keduanya sama penting. Jangan sampai penerapan PPKM berhasil, tapi menimbulkan masalah baru seperti naiknya angka pengangguran terbuka karena pedagang kecil dibatasi jam operasinya.”ujarnya.
Sehingga kata Rino, tidak bijak jika pemerintah lepas tangan terhadap nasib pelaku usaha kecil yang semakin terpuruk ekonominya lantaran pembatasan jam operasi dengan tidak akan memberikan bantuan sosial.
“Saya melihat di media, Wali Kota menyampaikan tidak akan memberikan bantuan sosial terhadap warga terdampak PPKM. Kenapa pedagang dilarang berjualan saat jam ada pembeli, ini konsekuensi yang harus ditanggung pemerintah.” ujar politisi Gerindra tersebut.
Sebagai wakil rakyat, Rino mengakui ketegasan pemerintah bersama TNI / Polri dalam menerapkan PPKM cukup baik dan mampu menekan angka kasus kematian covid-19 di Kota Cilegon.
Namun, melarang mereka berdagang saat jam puncak transaksi sama dengan memiskinkan warganya sendiri.
“Kalau mau dilarang itu yang berkerumun. Bukan yang sedang berdagang ditutup. Lalu siapa yang akan menanggung biaya hidupnya. Sementara Wali Kota ogah memberikan bantuan sosial. Pemerintah harus memanusiawikan semuanya termasuk pedagang kecil.” tegasnya.
Karena itu Rino berharap, pemerintah perlu pertimbangan yang matang dalam menerapkan kebijakan PPKM. Meski di satu sisi PPKM harus berhasil, dan di sisi lain perekonomian usaha kecil tetap tumbuh. Dan jangan lupa pemerintah daerah memiliki anggaran untuk penanganan covid-19. (Wn).



