CILEGON — Distribusi obat untuk warga Isoman di wilayah Kecamatan Citangkil khusunya di Kelurahan Citangkil sudah mulai dilakukan, Senin (19/7/2021). Namun pendistribusian obat tersebut tetap merujuk pada hasil diagnosa dokter. Demikian disampaikan Camat Citangkil Agus Purmono.
Camat Citangkil bersama Danramil Ciwandan, Kapolsek Ciwandan, Lurah Citangkil serta Kepala Puskesmas Citangkil tampak membahas bagaimana mekanisme pendistribusian obat tersebut.
Disampaikan Agus, penyaluran obat untuk warga isoman di Lingkungan Kelurahan Citangkil akan di dampingi oleh Lurah Citangkil, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas serta surveilance dari Puskesmas.
“Pendistribusian obat tetap harus merujuk pada hasil diagnosa dokter, mana saja obat yang bisa diberikan dan mana yang tidak boleh diberikan. Karena alasan ada penyakit bawaan atau kontra indikasi terhadap obat tersebut.” ujar Camat Citangkil.
Sejauh ini berdasarkan data tercatat kata Agus, untuk wilayah Kecamatan Ciwandan terdapat sebanyak 202 warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) dan terindikasikan positive covid-19. Namun, bersama Danramil, Polsek dan dari Dinas Kesehatan tetap bersama-sama menekan laju penyebaran virus tersebut.
“Untuk di Kelurahan Citangkil sendiri, tadi disampaikan Pak Lurah ada 46 warga Isoman.”terangnya.
Mayor Infantri Usman, Danramil Ciwandan menjelaskan, Obat yang didapat itu hasil kerjasama antara Pemerintah, TNI dan Kimia Farma yang diturunkan melalui Kodam, kemudian Korem hingga ke Kodim dan berujung di Koramil.
Obat yang sudah sampai di Koramil tersebutlah kata Usman yang akan didistribusikan kepada korban covid yang tengah menjalani isolasi mandiri.
“Untuk pendistribusian ini di wilayah Kecamatan Citangkil, kami akan berkordinasi dengan Puskesmas Citangkil untuk bagaimana pendistribusian obat tersebut sampai kepada warga Isoman.” ujarnya.
Dalam hal pendistribusian obat lanjut Danramil Ciwandan, pihaknya hanya menjembatani dan mengawal agar obat tersebut sampai kepada warga pasien isoman. Obat tersebut terbagi menjadi dua paket (II dan III), paket obat itu untuk pasien bergejala sedang dan ringan. Untuk klasifikasinya hanya dokter yang akan memberikan rekomendasikan.
Dokter Novita Ambar, Kepala Puskesmas Citangkil mengatakan, hasil kordinasi yang dilakukan bersama pihak Kecamatan, Kelurahan, TNI dan Polri di wilayah Ciwndan sepakat bahwa, obat akan diberikan atas rekomendasi dokter berdasarkan gejala, kondisi dan keluhan.
“Obat tersebut nantinya akan diberikan berdasarkan indikasi dan resep dari pada dokter yang sudah melakukan pemeriksaan dan pemantauan langsung.” tutup Novita.



