SERANG – Kasus Covid-19 kian memburuk hingga beberapa kepala daerah termasuk Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19.
Selain Iti Jayabaya, 25 orang yang tinggal dan bertugas di rumah dinasnya mulai anak, ajudan, sopir pribadi, hingga asisten rumah tangga (ART) turut terpapar virus ganas tersebut.
Kabar itu disampaikan langsung Bupati Lebak Iti Jayabaya melalui saluran media sosial akun instagram miliknya @viajayabaya pada Sabtu 26 Juni 2021 malam.
“Hasil tracking, tracing saya terkonfirmasi positif per tadi malam (26/6). Seluruh yang tinggal bersama saya di rumah 25 orang terpapar positif Covid-19 baik anak saya, ajudan, walpri (pengawal pribadi) patwal, termasuk juga supir dengan pembantu yang selalu bantuin dirumah,” kata Iti Jayabaya sebagaimana dikutip dari akun instagram pada Minggu, 27 Juni 2021.
Meski yang terpapar 25 orang, Iti Jayabaya memastikan yang menjalani isolasi di rumah dinas hanya tiga orang termasuk anak dan suaminya.
Mantan Anggota DPR RI ini juga tak menapikan bahwa usai dinyatakan positif beserta 25 orang dikediamanya hanya dirinya yang tidak menjalani vaksinasi Covid-19 karena memiliki riwayat penyakit darah.
“Saya ada kelainan darah yang belum diperbolehkan melakukan vaksinasi, 5 tahun terakhir saya melakukan sel terapi dan alhamdulilah stabil imun saya, tapi dua tahun terakhir ini karena ada pandemi saya tidak bisa melakukan sel terapi,” katanya
Ketua DPD Demokrat Banten itu mengakui, dirinya memiliki imun berbeda sehingga mudah terluar virus apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Sebelum pandemi ketika berpapasan, berdekatan dengan orang yang flu aja saya bisa tertular, apalagi dalam kondisi sekarang, tapi saya harus melakukan pelayanan,” imbuhnya.
Atas kondisi itu, Iti Jayabaya meminta seluruh warganya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari guna menghindari penularan virus tersebut.
“Saudara-saudara semua warga Lebak bahwa Covid-19 ini nyata, sekali lagi semua hati-hati tetap patuhi protokol kesehatan, yang tidak penting bisa kita hindari dan tetap jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan jauhi kerumunan,” pungkasnya. (Jen/red)



